Implementasi Sistem Otomasi SLiMS 9 Bulian Versi 9.5.1 dalam Meningkatkan Efisiensi Layanan Sirkulasi di Perpustakaan Hukum JDIH Biro Hukum Setda Provinsi Lampung
Tingkat Efisiensi Layanan Sirkulasi dan Kendala dalam Implementasi Sistem Otomasi SLiMS 9 Bulian Versi 9.5.1
Keywords:
Sistem Otomasi, SLiMS, Perpustakaan KhususAbstract
Perkembangan Teknologi Informasi saat ini memberikan kemudahan untuk perpustakaan terus
beradaptasi dan berkembang, baik dalam aspek pelayanan maupun pengelolaan koleksi bahan pustaka. Pemilihan
sistem otomasi perpustakaan, yaitu SLiMS (Senayan Library Management System) menjadi solusi yang dapat
mendukung perpustakaan dalam mengelola koleksi secara efisien melalui fitur-fitur modul yang disediakan.
Penulisan ini dilakukan di Perpustakaan Khusus Lembaga Pemerintah pada Perpustakaan Hukum JDIH Biro
Hukum Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi
penggunaan sistem otomasi SLiMS pada layanan sirkulasi dan kendala – kendala yang dihadapi dalam
implementasi sistem otomasi SLiMS Bulian Versi 9.5.1. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara, studi pustaka dan
dokumentasi yang dilakukan di Hukum JDIH yang bertujuan untuk memperoleh infomasi mendalam dan aktual.
Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa dengan menggunakan SLiMS, Perpustakaan Hukum JDIH Biro Hukum
menerapkan sistem otomasi SLiMS untuk meningkatkan efisiensi pada layanan sirkulasi karena dengan
menggunakan SLiMS, perpustakaan dapat menyelesaikan banyak pekerjaan yang bersifat teknis dengan jumlah
sumber daya manusia yang terbatas dan dapat meningkatkan layanan sirkulasi di perpustakaan dengan beban kerja.
Kendala yang dihadapi perpustakaan ini dikarenakan terhadap kurangnya yang ahli dalam bidang perpustakaan,
jaringan internet yang tidak stabil, dan perpustakaan yang belum sepenuhnya menerapkan fitur-fitur yang terdapat
pada sistem otomasi SLiMS Bulian Versi 9.5.1.


